Agung menambahkan bahwa peningkatan biaya tersebut membawa konsekuensi terhadap pencapaian laba perusahaan di Kuartal I – 2024.
Meskipun demikian, dia tetap optimis bahwa kinerja perusahaan akan membaik pada semester pertama tahun ini.
“Dengan didukung komitmen manajemen untuk mengendalikan Beban Operasional Pendapatan Operasional, PJAA optimis bahwa kinerja perusahaan akan tergambar lebih baik pada Semester I – 2024,” tandas Agung.
(beritajakarta)