Selain itu, Dede menekankan pentingnya kebijakan untuk mengalihkan penggunaan bahan bakar tidak ramah lingkungan ke bahan bakar yang lebih aman, seperti listrik dan gas.
Dalam analisis beban penyakit, Dede menggunakan metode Disability-Adjusted Life Years (DALYs) loss, yang mengukur tahun kehidupan yang hilang karena disabilitas, kematian prematur, dan penyakit yang mengakibatkan kecacatan atau kematian.
Data untuk analisis ini diambil dari Global Burden of Diseases, Injuries, and Risk Factors Study (GBD) 2010-2019 yang dilakukan oleh International Health Metric & Evaluation (IHME).
Dede juga menyoroti bahwa polusi udara merupakan faktor risiko lingkungan utama yang menyebabkan kerugian DALYs, baik pada tahun 1990 maupun 2019.
Untuk itu, Dede menekankan perlunya pemantauan pencemaran udara secara rutin, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.
Dia merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1077 Tahun 2011 tentang Pedoman Penyehatan Udara dalam Ruang Rumah.
Dede menegaskan bahwa pencemaran udara di Indonesia telah menyebabkan beban penyakit yang signifikan, termasuk penyakit katastropik, yang berdampak ekonomi tinggi.