Seketika.com, Jakarta – Sebuah kapal tanker minyak berbendera Panama terbakar setelah terkena serangan rudal di lepas pantai Mokha, Yaman pada hari Sabtu (17/5/2024). Insiden ini terjadi sekitar 10 mil laut barat daya Mokha, menurut laporan dari perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey.
Serangan tersebut mengenai kapal minyak mentah milik Panama, menyebabkan kebakaran hebat. Meskipun demikian, api berhasil dipadamkan oleh awak kapal yang terlatih untuk menangani situasi darurat seperti itu. “Kapal dan awaknya dilaporkan selamat. Kapal melanjutkan perjalanan ke pelabuhan panggilan berikutnya,” demikian pernyataan dari agensi maritim dalam catatan penasihatnya.
Kapal tanker tersebut terdaftar di sebuah perusahaan Inggris bernama Maritime Ltd. Menariknya, detail pendaftaran kapal, termasuk nama operatornya, telah mengalami perubahan sekitar satu bulan yang lalu.
Insiden ini terjadi di tengah ketegangan di wilayah tersebut, di mana gerakan Houthi yang menguasai Yaman utara dan sebagian besar pantai Laut Merah, sebelumnya telah mengumumkan dukungannya untuk Palestina dan niatnya untuk menyerang kapal yang memiliki hubungan dengan Israel. Meskipun Houthi mengklaim tidak mengganggu kebebasan navigasi dan tidak menyentuh kapal dari negara lain, mereka telah meminta negara lain untuk menarik awak mereka dan menjauh dari wilayah tersebut.