Scroll untuk baca Berita
Call Us banner 325x300
PemerintahanPeristiwa

Gunung Ruang di Sitaro Sulawesi Utara Meletus, 828 Jiwa Mengungsi

357
×

Gunung Ruang di Sitaro Sulawesi Utara Meletus, 828 Jiwa Mengungsi

Share this article

“Sebagai alternatif untuk memperluas dampak erupsi, rumah-rumah ibadah di wilayah Tagulandang Selatan dan Tagulandang Utara juga akan difungsikan.”

Seketika.com, Jakarta – Terjadi peningkatan aktivitas Gunung Api Ruang dari Level II (WASPADA) menjadi Level III (SIAGA) di Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara.

Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Ruang telah terkonfirmasi melalui pemantauan visual dan instrumental. Oleh karena itu, status aktivitas Gunung Ruang ditingkatkan dari Level II (WASPADA) menjadi Level III (SIAGA) mulai tanggal 16 April 2024 pukul 16.00 WITA.

Laporan dari Pusat Data Operasi dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) menyebutkan bahwa Gunung Ruang meletus pada Selasa malam (16/4), mengenai wilayah Desa Pumpente dan Desa Patologi di Kecamatan Tagulandang.

Pada Rabu (17/4), BPBD Kabupaten Sitaro melaporkan bahwa Gunung Ruang kembali meletus pukul 01:30 WIB, menyebabkan hujan abu vulkanik.

Gangguan pada jaringan komunikasi di Kampung Laingpatehi juga terjadi, mengakibatkan terputusnya sinyal komunikasi.

Dampak erupsi Gunung Ruang mengakibatkan 272 Kepala Keluarga atau sekitar 828 jiwa mengungsi, dengan sebagian besar ditempatkan di Gedung BPU Kecamatan Tagulandang dan di rumah-rumah kerabat dan saudara di daratan Pulau Tagulandang.

Lokasi pengungsian mencakup Gereja GMIST Nazareth Bahoi, Balai Latihan Kerja Bahoi, GOR Tagulandang, dan Balai Pertemuan Umum (BPU) di Kecamatan Tagulandang.