Teguh Anantawikrama, pendiri Indonesia Tourism Investor Club, menjelaskan bahwa klub ini merupakan hasil tindak lanjut dari Indonesia Tourism Investment Forum (ITIF).
Banyak investor asing yang membutuhkan forum komunikasi yang lebih teratur dan spesifik untuk mendapatkan pembaruan rutin mengenai perekonomian Indonesia dan proyek-proyek pariwisata di berbagai daerah.
“Investor membutuhkan informasi terkini tentang ekonomi dan daerah yang sedang mengajukan proyek-proyek pariwisata. Kami berharap klub ini bisa menjadi solusi,” kata Teguh.
Teguh menambahkan bahwa banyak potensi investasi menarik di berbagai daerah di Indonesia yang belum diketahui oleh investor, baik lokal maupun internasional.
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, berharap bahwa kehadiran Indonesia Tourism Investor Club dapat meningkatkan realisasi investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tanah air.