Scroll untuk baca Berita
Call Us banner 325x300
PeristiwaTravel

Jatiluwih Bali: Destinasi World Water Forum ke-10 dan Keindahan Pariwisata Berkelanjutan

512
×

Jatiluwih Bali: Destinasi World Water Forum ke-10 dan Keindahan Pariwisata Berkelanjutan

Share this article
Jatiluwih Bali: Destinasi World Water Forum ke-10 dan Keindahan Pariwisata Berkelanjutan, Foto: jadesta.kemenparekraf/desa/jatiluwih

Desa Jatiluwih terkenal dengan sistem subaknya yang mendukung produksi padi sebagai komoditas utama. Beras merah yang dihasilkan di wilayah Jatiluwih diakui sebagai yang terbaik di Bali.

Selain dijual sebagai beras, masyarakat setempat juga mengolahnya menjadi teh beras merah yang memiliki manfaat kesehatan, seperti membantu menurunkan berat badan, menjaga keseimbangan gula darah, dan menurunkan kolesterol.

Teh ini telah diproduksi secara komersial dan dipasarkan di Bali.

Pengelolaan persawahan di Jatiluwih akan dipindahkan ke konsep pertanian organik di masa depan.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat dan mendorong prinsip pariwisata berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan.

Desa Jatiluwih mempraktikkan pariwisata berbasis masyarakat, yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat, terutama petani.

Ketua DTW (Dinas Pariwisata Desa) Jatiluwih, Ketut Purna Jhon, menekankan pentingnya melibatkan petani setempat dalam pengembangan pariwisata sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi lokal.