Desa wisata Jatiluwih menawarkan berbagai aktivitas kepada wisatawan, termasuk trekking di rice terrace, bersepeda, demo masak, dan kunjungan ke perkebunan kopi, alpukat, dan durian.
Menyambut delegasi World Water Forum, desa ini akan dihias dengan penjor dan menyuguhkan tari tradisional Bali, seperti Tari Rejang.
Jika memungkinkan, delegasi juga akan disajikan dengan Jaje Laklak, kue serupa serabi yang dibuat dari beras merah.
Selain kunjungan ke Jatiluwih, delegasi World Water Forum akan diajak untuk melakukan prosesi melukat, sebuah tradisi Hindu untuk membersihkan jiwa dengan menggunakan air suci dari mata air.
Ini merupakan pengalaman unik yang memperkaya pemahaman mereka tentang budaya dan kearifan lokal.
(infopublik)