Data DP4 untuk Pilkada mencakup informasi personal seperti nama dan alamat, serta terbagi per provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan.
Selanjutnya, Mendagri menyatakan harapannya agar kerja sama teknis antara Kemendagri dan KPU RI terus berlanjut mengingat dinamika tinggi dalam data kependudukan.
Faktor-faktor seperti kelahiran/kematian, migrasi bulanan, dan perubahan status menjadi anggota TNI/Polri mempengaruhi dinamika ini.
Keamanan data siber juga menjadi fokus, dengan Mendagri meminta dukungan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Polri dalam menjaga keamanan sistem.
Untuk menjalankan Pilkada 2024 dengan sukses, Mendagri menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk penyelenggara, pengawas, aparat keamanan, partai politik, peserta calon, media, dan masyarakat. Dia berharap agar Pilkada berjalan aman, damai, lancar, dan demokratis.
Sementara itu, Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengimbau jajaran KPU provinsi dan kabupaten/kota untuk memastikan semua warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih Pilkada dimasukkan dalam DPT. “Kami berharap kerja sama yang cermat dari teman-teman di tingkat provinsi dan kabupaten/kota,” tandasnya.
(kemendagri)