“Good to have” adalah layanan yang memberikan pengalaman tambahan yang berkesan bagi wisatawan, seperti toilet yang ramah bagi Muslim dan Muslimah.
Sedangkan “nice to have” mengacu pada layanan yang membuat destinasi wisata mampu bersaing secara global.
Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, menyatakan harapannya bahwa melalui MoU ini, pariwisata halal dapat menjadi salah satu segmen unggulan dalam industri pariwisata di Indonesia.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/ Baparekraf, Martini Mohamad Paham, Kepala Biro Umum, Hukum, Pengadaan Kemenparekraf/ Baparekraf, Sigit Joko Poernomo, serta Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Amirsyah Tambunan.
(kemenparekraf)