Scroll untuk baca Berita
Call Us banner 325x300
BolaOlahraga

Pengamat Sepak Bola Sebut Timnas Perlu Banyak Evaluasi Meski Menang atas Vietnam

709
×

Pengamat Sepak Bola Sebut Timnas Perlu Banyak Evaluasi Meski Menang atas Vietnam

Share this article
Selebrasi penyerang timnas Indonesia Egy Maulana Vikri saat berhasil mencetak gol ke gawang Vietnam pada laga Indonesia vs Vietnam dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kamis (21/3/2024).(KOMPAS.com/Antonius Aditya Mahendra)

“Meskipun demikian, kemenangan ini memberikan semangat baru bagi Timnas Indonesia”

Seketika.com, Jakarta –  Pertandingan sengit antara Timnas Indonesia dan Vietnam dalam lanjutan babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia telah menyita perhatian para penggemar sepak bola.

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Kamis (21/3/2024) malam WIB, Timnas Indonesia berhasil membekuk Vietnam dengan skor tipis 1-0.

Gol tunggal yang membuat kemenangan itu tercipta dicetak oleh pemain andalan, Egy Maulana Vikri, pada babak kedua pertandingan tepatnya di menit ke-52. Gol ini memberikan semangat baru bagi tim Indonesia dalam perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2026.

Tambahan tiga poin dari kemenangan tersebut, Timnas Indonesia berhasil naik ke posisi kedua klasemen sementara Grup F. Armada Shin Tae-yong kini mengumpulkan empat poin dari tiga pertandingan, yang terdiri dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Di sisi lain, Vietnam harus puas turun ke peringkat ketiga klasemen dengan koleksi tiga angka. Meskipun Golden Star Warriors berhasil meraih satu kemenangan, namun dua kekalahan membuat mereka harus berjuang lebih keras untuk meraih tiket ke Piala Dunia 2026.

Namun, meskipun meraih kemenangan, pengamat sepak bola nasional, Aris Budi Sulistyo, menilai bahwa penampilan Timnas Indonesia dalam pertandingan tersebut tidak begitu istimewa. Menurutnya, ada beberapa hal yang membuat penampilan Garuda tidak sehebat saat tampil di Piala Asia 2023 di Qatar.

Aris Budi Sulistyo mengungkapkan bahwa secara umum, Timnas Indonesia terlihat tertekan dan kurang memiliki ketenangan dalam mengontrol permainan. Selain itu, ia juga menyoroti permainan yang cenderung terburu-buru dengan strategi serangan langsung dari belakang.