Scroll untuk baca Berita
Call Us banner 325x300
InternasionalPemerintahanPeristiwa

PMI, Baznas dan BNPB Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

69
×

PMI, Baznas dan BNPB Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

Share this article
PMI, Baznas dan BNPB Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar, foto:(bnpb_indonesia)

Seketika.com, Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat yang terdampak gempa bumi di Myanmar pada Jumat, 28 Maret 2025. Bantuan ini merupakan bagian dari solidaritas kemanusiaan Indonesia dalam membantu korban bencana alam di luar negeri.

Bantuan yang dikirim oleh PMI terdiri dari 5.000 unit sarung, 500 buah selimut, 500 unit kantong jenazah, 500 unit hygiene kit dan 500 unit terpal.

Total bantuan kemanusiaan yang dikirimkan oleh PMI memiliki berat sekitar 7 ton, dengan nilai sekitar 800 juta rupiah.

Seluruh barang bantuan ini telah disiapkan di Gudang Regional PMI Banten dan akan dikirim bersama dengan bantuan dari Pemerintah Indonesia.

Pengiriman bantuan ke Myanmar direncanakan pada Kamis, 3 April 2025, dari Bandara Soekarno-Hatta, menggunakan pesawat kargo yang akan menuju Nya Pyi Taw, Myanmar.

Saat ini, bantuan tersebut telah berada di bagian kargo bandara untuk persiapan keberangkatan.

Selain barang bantuan, PMI juga telah mengirimkan dana kemanusiaan sebesar 100 ribu US Dollar kepada Palang Merah Myanmar sebagai dukungan untuk meringankan beban korban bencana gempa.

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menyatakan bahwa bantuan ini adalah bagian dari komitmen PMI untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan, tanpa melihat batas wilayah.

“PMI terus berkomitmen untuk memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Bantuan ini adalah wujud solidaritas Indonesia kepada saudara-saudara kita di Myanmar yang tengah menghadapi kesulitan akibat gempa bumi,” kata Jusuf Kalla.

PMI juga berencana mengirimkan personel bantuan, termasuk tim WATSAN (Water and Sanitation) serta tenaga ahli lainnya yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Pengiriman bantuan ini dilakukan berdasarkan koordinasi yang erat antara PMI, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, serta Palang Merah Myanmar.