Arfan, seorang nelayan lokal, menyambut baik peresmian pelabuhan ini dan menyatakan bahwa rehabilitasi telah membantu meningkatkan kondisi penjualan dan distribusi hasil tangkapan.
“Sebagai seorang nelayan, terutama di pantai barat, kami sangat bersyukur atas pembangunan kembali pelabuhan ini yang sangat membantu,” ucapnya.
Dengan rehabilitasi ini, diharapkan akan terjadi peningkatan dalam proses penjualan hasil laut ke berbagai daerah, seperti Samarinda dan Balikpapan, yang akan berdampak positif pada pendapatan nelayan lokal. Arfan menggambarkan perubahan signifikan pasca-rehabilitasi,
“Kami merasa sangat terbantu, terutama nelayan di Kabupaten Donggala.”
Peresmian ini menandai langkah penting dalam pemulihan infrastruktur Sulawesi Tengah pasca-bencana, meningkatkan konektivitas regional, dan memberikan dorongan besar bagi efisiensi layanan logistik di Indonesia.
Diharapkan juga dapat memberikan dampak positif pada kehidupan dan ekonomi masyarakat setempat.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam acara tersebut adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura, Pj. Bupati Donggala Moh. Rifani, dan Country Director ADB Indonesia Jiro Tominaga.
(BPMI Setpres)