Benyamin menjelaskan bahwa untuk menekan angka kemiskinan, dilakukan tiga langkah.
Pertama, sebagian beban pengeluaran kehidupan masyarakat ditanggung oleh pemerintah, seperti biaya sekolah dan kesehatan.
Kedua, peningkatan pendapatan dilakukan dengan memperkuat daya beli melalui pelatihan keterampilan yang menciptakan lapangan kerja baru, serta pengurangan kawasan kumuh melalui program Kotaku (kota tanpa kumuh).
Sementara itu, terkait transportasi, sedang dilakukan kajian agar terjadi koneksi yang baik.
Tangerang Selatan memiliki jaringan jalan kota, provinsi, dan nasional. Oleh karena itu, keterlibatan stakeholder di tingkat atas sangat penting.
“Baik transportasi darat dalam bentuk jalan maupun transportasi berbasis rel,” tandasnya.
(tangerangselatankota)