Setiap sesi diikuti oleh 325 peserta, yang ditempatkan di empat ruang Computer Test (CT) yang tersebar di lantai 1, 2, 3A, dan 3B.
Total komputer yang digunakan mencapai 325 unit, dengan tambahan 17 komputer cadangan sebagai antisipasi teknis.
Hartono juga mengingatkan peserta untuk hadir tepat waktu, yaitu 100 menit sebelum ujian dimulai. Hal ini penting untuk menyelesaikan tahap awal seperti penitipan barang, verifikasi identitas, dan face recognition.
Beberapa peserta yang terlambat tidak dapat mengikuti ujian karena PIN registrasi ujian ditutup 5 menit sebelum sesi dimulai.
“Peserta harus mematuhi aturan waktu. Misalnya, untuk sesi pertama yang dimulai pukul 08.00, peserta yang hadir pukul 07.56 sudah tidak dapat mengikuti ujian. Kami harap semua peserta dapat hadir sesuai jadwal untuk memaksimalkan kesempatan mereka,” jelas Hartono.
Salah satu peserta, Dede Supriati, seorang guru Bahasa Inggris dari SMP Negeri 3 Kemiri, menyampaikan pengalamannya mengikuti seleksi: