“Korban diserang buaya saat hendak melaksanakan sholat subuh dan mengambil air wudhu di parit depan rumahnya, yang merupakan anak sungai Tanjung Saleh, Kecamatan Kakap,” tambahnya.
Ade menjelaskan bahwa serangan buaya muara tersebut terjadi saat korban mencelupkan kaki kirinya ke dalam parit, tiba-tiba seekor buaya langsung menerkam kaki korban.
Kemudian, korban memegang kayu dengan tangan kanan dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar, sambil tangan kirinya berupaya melepaskan gigitan buaya muara di betis kaki kiri korban.
“Warga segera datang untuk menolong korban dengan cara memukul kepala buaya menggunakan sebatang kayu, sehingga buaya tersebut melepaskan gigitannya dan langsung kabur. Kemudian, korban dibawa ke puskesmas Sungai Kakap untuk mendapatkan pertolongan medis,” terang Ade.
“Korban telah mendapatkan perawatan medis dan saat ini berada di rumahnya. Kami dari pihak kepolisian melalui Polsek Sungai Kakap telah memberikan himbauan kepada warga Desa Tanjung Saleh agar berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas di parit maupun sungai tersebut. Berdasarkan informasi dari warga setempat, sepanjang aliran sungai Tanjung Saleh merupakan habitat asli buaya muara,” tambahnya.
(humas.polri)