Fajar menyatakan bahwa pada Rabu (8/5), pihaknya bersama unsur terkait akan melakukan distribusi logistik dan evakuasi warga terdampak di Desa Tibussan.
Fajar menambahkan bahwa bantuan logistik dan evakuasi warga yang sakit terus dilakukan menggunakan helikopter Bell BNPB dan Helikopter AW Polri. Bantuan logistik disalurkan ke Desa Pangi, Buntu Sarek, dan Tibussan.
Warga yang membutuhkan perawatan intensif langsung diarahkan ke pos kesehatan di Pos Komando Utama, Belopa, serta rumah sakit terdekat menggunakan ambulance.
Fajar dan rombongan juga meninjau langsung lokasi yang terisolir menggunakan helikopter, yaitu Desa Tolajo dan Pajang di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, pada Selasa (7/5).
Berdasarkan hasil pemantauan, Fajar mencatat kebutuhan mendesak yang harus terus didistribusikan, terutama di Desa Pajang, seperti layanan publik, puskesmas yang masih membutuhkan tambahan air bersih, dan listrik yang padam.
“Pagi ini (8/5), kami telah mengirimkan genset pertama untuk mendukung kebutuhan listrik. Kami terus mengevaluasi pemenuhan air bersih di puskesmas agar layanan kesehatan dapat beroperasi kembali,” kata Fajar.
Fajar mengatakan bahwa pihaknya akan memprioritaskan desa lain yang masih tidak dapat diakses.