Scroll untuk baca Berita
Call Us banner 325x300
PemerintahanPeristiwa

Update Banjir di Sulawesi Selatan, Operasi BNPB Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Luwu

402
×

Update Banjir di Sulawesi Selatan, Operasi BNPB Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Luwu

Share this article

“Untuk Desa Lambangan, Tabang, dan Tobaru, kami akan melakukan pemetaan ulang untuk menemukan lokasi pendaratan helikopter. Kami juga sedang mencoba upaya estafet dari lokasi ke desa terdekat,” jelasnya.

Dia juga menyatakan upaya jangka pendek dan menengah dalam operasi tanggap darurat banjir dan longsor di Kabupaten Luwu.

“Kami terus melakukan pemetaan kebutuhan mendesak di Latimojong, sementara target selanjutnya adalah pemulihan sarana masyarakat seperti air bersih, layanan kesehatan, dan listrik. Pada jangka menengah, kami berusaha memulihkan infrastruktur jalan dan jembatan yang terkena dampak longsor,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi cuaca di Latimojong pada siang hari adalah hujan ringan dan berawan, sementara pada sore hingga malam cenderung hujan sedang.

Fajar mengingatkan akan potensi bencana susulan dan mengimbau agar tetap memperhatikan kondisi cuaca serta siap untuk evakuasi.

“Potensi bencana susulan karena hujan masih berlanjut. Kami meminta para camat untuk mengarahkan masyarakat evakuasi ke tempat yang aman jika hujan turun dengan intensitas tinggi,” tandasnya.

Fajar menegaskan bahwa operasi tanggap darurat saat ini berjalan relatif baik, namun mereka akan terus memverifikasi dan mengevaluasi agar bantuan dan pelayanan kepada masyarakat terdampak dapat berlangsung secara efisien.

“Meskipun relatif berjalan baik, kami akan terus memverifikasi dan mengevaluasi bersama Bupati, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi, serta unsur perangkat daerah terkait,” tutupnya.