Selain itu, masyarakat diminta menghindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.
dr. Syahril juga mendorong para pemudik untuk menjaga kebersihan di kampung halaman guna mengurangi risiko terkena demam berdarah dengue.
“Sekalian lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk di kampung halaman, membiasakan kebiasaan baik untuk menghindari tertular Demam Berdarah,” kata dr. Syahril.
Terlebih lagi, dr. Syahril menambahkan, di wilayah dengan tingkat kasus demam berdarah yang tinggi.
Hingga pekan ke-14 tahun 2024 atau April ini, tercatat sebanyak 60.296 kasus demam berdarah di Indonesia dengan jumlah kematian mencapai 455. Angka ini terus meningkat dari pekan sebelumnya.
Beberapa kabupaten/kota dengan kasus demam berdarah tertinggi tahun ini antara lain Kabupaten Tangerang dengan 2.540 kasus, Kota Bandung dengan 1.741 kasus, Kabupaten Bandung Barat dengan 1.422 kasus, Kabupaten Lebak dengan 1.326 kasus, dan Kota Depok dengan 1.252 kasus.
Sementara itu, kabupaten/kota dengan kematian tertinggi akibat DBD pada tahun 2024, antara lain Kabupaten Bandung dengan 25 kematian, Kabupaten Jepara dengan 21 kematian, Kabupaten Subang dengan 18 kematian, Kabupaten Kendal dengan 16 kematian, dan Kabupaten Bogor dengan 13 kematian.
(kemenkes)