Namun, proses ini dapat mengurangi emisi sebanyak 28.5 juta ton CO2e.
Selain itu, Menkeu Sri Mulyani menyatakan bahwa pentingnya kredit karbon dan bagaimana sektor swasta bisa terlibat dalam hal ini. Peran Multilateral Development Bank (MDB) seperti World Bank, ADB, dan AIIB sangat kritikal dalam mengoreksi persepsi risiko dan manajemen.
“Tanpa keterlibatan mereka, kita hanya akan mengandalkan pembiayaan publik, baik dalam skala nasional maupun global, tanpa menarik minat dari sektor swasta sama sekali,” tandasnya.
Sebagai co-chair Coalition of Finance Ministers for Climate Action (CFMCA), Menkeu, bersama dengan Steven van Weyenberg, Menteri Keuangan Belanda, menyambut baik segala upaya kolaborasi terkait transisi dan solusi permasalahan iklim.
“Ini termasuk dalam Task Force for the Global Mobilization against Climate Change (TF-CLIMA),” tambah Menkeu.
(kemenkeu)