“Total ada 612 mahasiswa dan sekolah kesehatan di Kota Surabaya, yang akan dikerahkan ke 153 kelurahan sebagai tim skrining kesehatan terintegrasi. Di masing-masing wilayah kelurahan, akan ada 4 orang mahasiswa,” paparnya.
Ia menambahkan, kegiatan pemeriksaan dan skrining kesehatan ini digelar secara gratis oleh Pemkot Surabaya. Dirinya berharap, pelayanan kesehatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga Kota Surabaya.
“Sehingga masyarakat akan tahu status kesehatannya. Sesuai dengan jargon kami, ‘lebih baik mencegah daripada mengobati’, diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan momen ini,” pungkasnya
(rls/surabaya.go.id)