“Langkah-langkah ambisius ISRO ini tidak hanya meningkatkan posisi India dalam eksplorasi antariksa tetapi juga berkontribusi pada pemahaman global tentang rahasia-ragam alam semesta”
Seketika.com, Jakarta – India sekali lagi menunjukkan dominasinya di bidang eksplorasi antariksa dengan meluncurkan misi penuh tantangan ke black hole. Setelah keberhasilan misi pendaratan di Bulan, Indian Space Research Organisation (ISRO) berhasil meluncurkan roket menuju black hole, sebuah langkah monumental yang menunjukkan kemajuan teknologi antariksa India.
Melalui akun Twitter MyGovIndia, dikonfirmasi bahwa roket ini berhasil diluncurkan dari pelabuhan antariksa Sriharikota pada Senin (1/1/2024), pukul 09:10 waktu setempat (03:40 GMT).
Peluncuran ini mencatat sejarah sebagai yang kedua kalinya di dunia, setelah NASA meluncurkan misi serupa pada tahun 2021. Misi ini diumumkan sebagai langkah besar dalam peningkatan pengetahuan ilmuwan tentang black hole.
Ketua ISRO, S Somanath, menyatakan, “Kita akan menghadapi masa-masa yang menyenangkan ke depan” setelah peluncuran berhasil. Lubang hitam atau black hole adalah wilayah di ruang angkasa di mana cahaya bahkan tidak dapat melarikan diri karena tarikan gravitasi yang luar biasa kuat.
ISRO, dengan satelitnya yang bernama Isro X-ray Polarimeter Satellite (XPoSat), bertujuan untuk melakukan penelitian mendalam tentang fenomena black hole. XPoSat, dibangun dengan biaya sekitar 250 juta rupee atau sekitar Rp46 Miliar, dirancang untuk memiliki umur lima tahun di ruang angkasa.
Keberhasilan peluncuran ini menandai pencapaian luar biasa ISRO setelah tahun 2023 yang sangat sukses. Misi Bulan Chandrayaan-3, yang mendarat di dekat wilayah Kutub Selatan Bulan, diikuti oleh peluncuran misi Aditya-L1, misi observasi pertamanya ke Matahari.