Sebuah penelitian terpisah juga menyatakan bahwa Jepang mungkin akan menghadapi kekurangan lebih dari 11 juta pekerja pada tahun 2040, terutama karena penurunan jumlah penduduk yang signifikan. Hal ini menimbulkan tantangan serius bagi pertumbuhan ekonomi negara ini.
Pemerintah Jepang sendiri telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini, dengan menjadikan peningkatan angka kelahiran sebagai prioritas utama. Upaya ini juga melibatkan peningkatan pelatihan bagi pekerja untuk meningkatkan keterampilan mereka.
Studi ini juga memperingatkan bahwa kekurangan tenaga kerja dapat menjadi masalah besar, terutama di sektor-sektor padat karya seperti transportasi, konstruksi, dan layanan kesehatan yang akan menghadapi peningkatan permintaan dari populasi yang menua. Selain itu, masalah ini juga berpotensi berdampak pada penurunan ekonomi Jepang secara keseluruhan.